Ahli Pendidikan

Rentang Gaji: Rp4jt - Rp25jt

Tentang Karier

Ini dia info lengkap tentang karier impianmu. Yuk, kenalan lebih dekat!

Mengajar dan mendidik siswa dalam berbagai tingkatan pendidikan, merancang kurikulum, mengembangkan materi pembelajaran, dan mengevaluasi kemajuan siswa.

Jabatan

Ini dia jabatan yang tersedia di karier ini. Kamu bisa memilih jabatan yang sesuai dengan minatmu.

Guru Dosen Kepala Sekolah

Rekomendasi Jurusan

Rekomendasi jurusan kuliah di Program Studi ini, lengkap dengan prospek karier untuk masa depanmu

major
Kelautan
Oseanografi
Oseanografi adalah cabang ilmu yang mempelajari segala aspek yang terkait dengan samudra, termasuk lautan, laut, dan perairan dangkal. Disiplin ilmu ini melibatkan studi tentang berbagai aspek fisik, kimia, geologis, dan biologis dari lautan serta dinamika interaksi antara laut, atmosfer, dan litosfer. Para oseanograf mempelajari berbagai fenomena dan proses yang terjadi di dalam lautan, seperti pola aliran air, sirkulasi laut, suhu dan salinitas air, perubahan iklim, gempa bumi bawah laut, pergerakan massa air, formasi dan perubahan benua bawah laut, serta keanekaragaman hayati laut. Mereka juga menganalisis dampak aktivitas manusia terhadap ekosistem laut, termasuk polusi, perikanan berlebihan, dan perubahan iklim. Oseanografi memainkan peran penting dalam memahami hubungan kompleks antara lautan dan sistem bumi secara keseluruhan, serta dampaknya terhadap kehidupan di daratan. Dengan memahami karakteristik dan dinamika lautan, para oseanograf dapat memberikan wawasan yang penting dalam isu-isu lingkungan, perubahan iklim global, kelangsungan hidup ekosistem laut, dan manajemen sumber daya kelautan. Dalam kajiannya, oseanografi sering terbagi menjadi beberapa sub-bidang, termasuk oseanografi fisik, oseanografi kimia, oseanografi geologi, dan oseanografi biologi, yang masing-masing memfokuskan pada aspek tertentu dari lingkungan laut dan dinamikanya. Selain itu, oseanografi juga berhubungan erat dengan berbagai disiplin ilmu lainnya, seperti meteorologi, fisika, kimia, biologi, dan geologi, karena memerlukan pendekatan interdisipliner untuk memahami kompleksitas sistem lautan.
Lihat Jurusan Lainnya

Rekomendasi Kampus

Temukan beragam kampus yang sesuai dengan karier ini.

university
Swasta
logo
Universitas Mandala Waluya Kendari
Sejak didirikan tahun 2006 yang lalu, STIKES Mandala Waluya Kendari mengusung visi 2006 – 2011 yaitu “Menjadi Perguruan Tinggi Terdepan di Sulawesi Tenggara Tahun 2010/2011”. Selanjutnya dari sini melangkah maju dan bertahap mencapai target penyelenggaraan sehingga beberapa pencapaian strategis telah dicapai pada tahap ini. Agar lebih realistic dan terarah maka dilakukan perubahan visi sekolah tinggi pada tahun 2011 – 2015 yaitu “Menjadikan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mandala Waluya (STIKES-MW) Kendari sebagai Perguruan Tinggi terdepan dalam bidang akademik, penelitian dan pengabdian masyarakat” . visi ini ditargetkan akan tercapai pada tahun 2015/2016. Salah satu indikator keberhasilan visi ini adalah dengan terbuka 4 prodi yaitu Program studi Profesi Ners tahun 2012, Program studi baru yaitu S1 Analis Kesehatan, S1 Farmasi dan D3 Teknik Elektromedik masing-masing pada tahun 2014.Dalam 9 tahun perjalanannya STIKES MW Kendari mampu untuk bersaing dengan perguruan tinggi lain dalam lingkup Sulawesi tenggara pada khususnya dan lingkup sulawesi pada umumnya. Oleh karena itu diperlukan rencana strategis tahun 2016 – 2020 yang berkelanjutan untuk menjadi yang terdepan dalam taraf nasional. Untuk mendukung itu, sejak awal 2015 di era kepemimpinan STIKES MW yang baru selanjutnya sekolah tinggi telah mengusung visi baru yaitu : “Menjadi Perguruan Tinggi Kesehatan Yang Unggul dan Berkualitas dalam Tridharma Melalui Riset dan Teknologi Nasional Tahun 2020”. Dengan adanya perubahan visi misi tujuan dan sasaran STIKES Mandala Waluya Kendari yang baru tersebut diharapkan dapat memenuhi 4 kriteria standar akredtiasi nasional yaitu Jelas, Realistik, terkait satu sama lain, dan dipahami oleh dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, alumni dan masyrakat. Untuk menjalankan visi ini maka diperlukan Misi sebagai berikut : 1). Menyelenggarakan pendidikan akademik dan profesi kesehatan yang unggul dan berkualitas; 2) Menyelenggarakan kegiatan penelitian yang bermutu, bermanfaat, serta implementatif untuk masyarakat; 3) Menyelenggarakan kegiatan pengabdian berbasis kepada kebutuhan masyarakat dan IPTEK Nasional.Keinginan STIKES Mandala Waluya untuk menjadi Universitas, akhirnya terwujud tepat pada tanggal 19 November 2020. Perubahan status ini diikuti dengan pembukaan 2 program studi baru yaitu S1 Psikologi dan S1 Kewirausahaan. Kemudian lahirnya 3 fakultas yang mewadahi semua program studi di Universitas Mandala Waluya. Adapun fakultas tersebut adalah Fakultas Sains dan Teknologi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Fakultas Sosial dan Bisnis. Fakultas Sains dan Teknologi terdapat program studi S1 Farmasi, D3 Teknik Elektro Medik, D4 Teknologi Laboratorium Medis, D3 Sanitasi.Fakultas Ilmu Kesehatan memiliki program studi S1 Kesehatan Masyarakat (Kesmas), S2 Kesehatan Masyarakat S1 Keperawatan dan Profesi Ners. Fakultas Sosial dan Bisnis memiliki Program Studi S1 Psikologi dan S1 Kewirausahaan.Universitas Mandala Waluya dituntut untuk selalu meningkatkan kualitas proses pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat disertai dengan upaya peningkatan relevansinya dalam rangka persaingan global. Dimasa yang akan datang, Universitas Mandala Waluya diharapkan mampu mensejajarkan dirinya dengan perguruan tinggi besar di Indonesia dalam hal mutu proses pembelajaran dan lulusan, penelitian dan pengabdian masyarakat berbasis pada riset dan teknologi nasional, sehingga dapat mengangkat harkat dan martabat bangsa Indonesia.Untuk mewujudkan visi dan misi yang diembannya, maka Universitas Mandala Waluya perlu menyusun program jangka panjang 5 tahun kedepan dalam suatu dokumen Rencana Strategis UMW 2020-2024. Penyusunan Renstra UMW diawali dengan evaluasi diri untuk melihat kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang kemudian digunakan dalam menyusun isu strategis. Berdasarkan hasil analisis evaluasi diri, dan mengacu pada isu-isu utama yang dihadapi UMW, terdapat tiga isu utama yang akan dihadapi dalam lima tahun ke depan yaitu : 1). Peningkatan Kualitas Pendidikan akademik dan profesi ; 2) Peningkatan kualitas penelitian yang bermutu dan implementatif; 3) Peningkatan mutu kegiatan pengabdian masyarakat sesuai dengan kebutuhan dan Iptek nasional.
university
Swasta
logo
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
Kewajiban mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar Negara RI 1945 menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat. Makin besar partisipasi masyarakat terhadap pembangunan kualitas sumber daya manusia, maka makin dekat pula jarak yang ditempuh perjalanan bangsa Indonesia dalam mencapai tujuan nasionalnya dibawah lindungan dan ridha Allah SWT.Persyarikatan Muhammadiyah sebagai gerakan Tajdid (pemurnian, pembaharuan, reformasi dan modernisasi) yang didirikan pada tanggal 8 Dzulhijjah 1330 Hijriyah bertepatan dengan tanggal 18 November 1912 Miladiyah, lahir sebagai bentuk perjuangan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam. Muhammadiyah didirikan untuk mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya, melalui amal usaha, diantaranya bidang pendidikan yang merupakan salah satu ciri khas organisasi. Lembaga pendidikan yang didirikan dan diselenggarakan Muhammadiyah menjadi sub sistem dalam sistem pendidikan nasional, mulai dari pendidikan prasekolah sampai perguruan tinggi yang tersebar di seluruh tanah air, salah satunya Universitas Muhammadiyah Sumatera Utra.Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara disingkat UMSU, adalah amal usaha dibawah persyarikatan Muhammadiyah yang berasas Islam dan bersumber pada Al-Qur’an dan Sunnah didirikan di Medan pada tanggal 27 Februari 1957 yang berkedudukan di kota Medan Propinsi Sumatera Utara. Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, didirikan atas prakarsa beberapa tokoh ulama Muhammadiyah, diantaranya, H. M. Bustami Ibrahim, D. Diyar Karim, Rustam Thayib, M. Nur Haitami, Kadiruddin Pasaribu, Dr. Darwis Datuk Batu Besar, H. Syaiful U.A, Abdul Mu’thi dan Baharuddin Latif .UMSU yang sekarang ini bermula dari lahirnya fakultas Falsafah dan Hukum Islam Muhammadiyah (FAFHIM) yang kemudian menjadi Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) Sumatera Utara pada tahun 1968, mengasuh 3 (tiga) fakultas : (1) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), (2) Fakultas Ilmu Agama Jurusan Dakwah (FIAD), dan (3) Fakultas Syariah.UMSU dikukuhkan dengan Piagam Pendirian oleh PP Muhammadiyah Majlis Pendidikan dan Pengajaran Nomor 2661/0/07/1974 tanggal 28 Mei 1974.Awal berdirinya FIP UMSU merupakan binaan dari FIP Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) dan pada tahun 1974 berdiri sendiri, sedangkan FIAD yang bercabang ke Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat berdiri sendiri dan mengubah nama menjadi Fakultas Ushuluddin. Lahirnya fakultas-fakultas lain tidak terlepas dari peran serta Kopertis Wilayah I atas nama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI dan Kopertais Wilayah IX atas nama Menteri Agama RI.UMSU yang awalnya mengasuh 3 (tiga) fakultas yakni Fakultas Ilmu Pendidikan, Fakultas Ilmu Agama Jurusan Dakwah, dan Fakultas Syariah seiring perjalanan waktu berkembang pesat. UMSU saat ini memiliki delapan fakultas yakni Fakultas Pertanian, Fakultas Teknik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Hukum, Fakultas Agama Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, serta Fakultas Kedokteran yang didirikan Tahun 2008. Untuk program Pascasarjana terdapat delapan Program Studi yakni Magister Manajemen, Akuntansi, Hukum, Kenotariatan, Komunikasi, Teknik Elektro dan Matematika serta Manajemen Pendidikan. UMSU juga kini sedang menunggu proses izin penyelenggaraan Program Doktoral Hukum.UMSU juga menjadi pembina beberapa Sekolah Tinggi Muhammadiyah, seperti: Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS) di Padangsidimpuan, STIE Muhammadiyah Asahan di Kisaran dan STI Tarbiyah di Sibolga.Kampus pertama UMSU terletak di Jalan Gedung Arca yang saat ini digunakan oleh Fakultas Kedokteran. Seiring dengan pertumbuhan jumlah mahasiswa dibangunlah kampus baru yang terletak di Jl. Mukhtar Basri, dan kini menjadi gedung utama. Kampus utama berjarak 6100 m atau dengan waktu tempuh tempuh 13 menit dari kampus lama. Di bawah kepemimpinan Dr. Agussani, M.AP UMSU membangun gedung Pascasarjana di Jalan Denai untuk menampung lulusan sarjana seiring dengan makin tingginya minat masyarakat menempuh jenjang pendidikan S2.Di masa awal, UMSU dipimpin oleh Bustami Ibrahim. Kepemimpinan beliau dilanjutkan oleh Latief Rousydiy, dan mengalami perubahan signifikan pada masa kepemimpinana Dalmy Iskandar. Selepas itu, Rektor UMSU dijabat Chairuman Pasaribu, Bahdin Nur Tanjung, Dalail Ahmad dan saat ini Rektor dijabat Dr. Agussani, M.AP.Di masa kepemimpinan Dr. Agussani, M.AP, UMSU mengalami transformasi melalui pembenahan tata kelola pelayanan administrasi akademik dan pengajaran. Sistem Informasi UMSU yang dikembangkan bersama Universitas Muhammadiyah Yogyakarta memungkinkan keterlibatan orang tua untuk berperan aktif dalam keberlangsungan pendidikan. Guna memenuhi tuntutan kebutuhan perkembangan UMSU dibangunlah gedung Pascsarjana di Jalan Denai setinggi tujuh lantai.Seiring dengan itu, sesuai dengan arahan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, maka didirikanlah Observatorium Ilmu Falak (OIF) yang menjadi rujukan dalam berbagai aktifitas penentuan waktu shalat dan lainnya berkaitan dengan waktu penanggalan dan waktu shalat serta arah kiblat. Didukung dengan peralatan canggih, OIF UMSU sukses menarik perhatian masyarakat yang ingin tahu lebih dalam tentang fenomena benda langit.Sebagai Rektor, Dr. Agussani, M.AP juga berinisiatif untuk membangun kampus terpadu. Hal ini sejalan dengan visi UMSU tahun 2033 menjadi universitas berkelas internasional. Selain membeli lahan kampus terpadu, guna mewujudkan UMSU go internasional, didirikanlah Kantor Urusan Internasional guna membangun jejaring dengan mitra universitas di luar negeri.Pada tahun 2019 Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara berhasil meraih predikat akreditasi A untuk perguruan tinggi dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi. UMSU menjadi satu-satunya perguruan tinggi swasta di Pulau Sumatera yang berhasil meraih peringkat akreditasi A dan kedua di Indonesia di luar Pulau Jawa.Rektor UMSU, Dr Agussani mengatakan, raihan akreditasi A untuk perguruan tinggi yang berhasil diraih UMSU adalah berkat kerja keras yang dilakukan seluruh civitas akademika.
university
Negeri
logo
Universitas Bengkulu
Universitas Bengkulu (UNIB) didirikan berdasarkan keputusan Presiden RI Nomor 17 tahun 1982 dan diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Prof. Dr. Daud Yusuf. Pada saat yang sama dilantik Rektor UNIB pertama, Prof. Ir. Soenjoto Sumodihardjo (UGM) untuk masa jabatan 19821986. Dr. Ir. Soekotjo (UGM), yang sebelumnya menjabat Pembantu Rektor I, memimpin UNIB untuk periode 19861990. Untuk periode 19901995 Dr. Ir. Nitza Arbi (UNAND) diberi kepercayaan memimpin UNIB. Tahun 1995 sampai dengan 2005 jabatan Rektor UNIB dipegang oleh Prof. Dr. H Zulkifli Husin, S.E, M.Sc. (UNSYIAH). Sejak 2005 sampai dengan 2013 Rektor UNIB dijabat oleh Prof. Ir. Zainal Muktamar, Msc., Ph.D. Rektor ke6 Unib dipimpin oleh Dr. Ridwan Nurazi, S.E.,M.Sc., Ak dengan masa jabatan 20132017 dan 20172021. Pada tanggal 5 Oktober 2021, Dr. Retno Agustina Ekaputri, S.E., M.Sc. dilantik sebagai Rektor ke7 Universitas Bengkulu. Keberadaan UNIB merupakan wujud nyata dari perjuangan yang tak kenal menyerah dari Gubernur Soeprapto yang mendapat dukungan penuh dari masyarakat, tokoh adat, Pemda Tk. I Bengkulu, dan perguruan tinggi swasta bernama Universitas Semarak Bengkulu (UNSEB). Dukungan universitas ini diwujudkan dalam bentuk penyerahan mahasiswa UNSEB sebagai cikal bakal UNIB beserta lahan Kampus seluas 24,9 Ha di Desa Beringin Raya Bengkulu. Kendala utama yang dihadapi pada saat proses pendirian UNIB berdasarkan hasil studi kelayakan yang dilakukan oleh Universitas Sriwijaya di antaranya yaitu tidak tersedianya tenaga edukatif, sehingga pada waktu itu disimpulkan bahwa di Bengkulu belum layak didirikan sebuah universitas negeri. Kendala tersebut akhirnya dapat diatasi setelah Gubernur Soeprato menjalin kerjasama dengan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta atas petunjuk Presiden Soeharto. Realisasi dari hasil kerjasama tersebut dikirimlah beberapa tenaga edukatif dari UGM antara lain Prof. Ir. Soenjoto Sumodihardjo, Dr. Ir. Soekotjo, Drs. Sutarto, Ir. Supratoyo dan H. Hidjazi, S.H. untuk diperbantukan di UNIB baik sebagai pejabat struktural maupun sebagai tenaga edukatif. Mereka melakukan rekruitmen tenaga edukatif dari beberapa universitas di Jawa dan Sumatera.
Lihat Kampus Lainnya

Yuk ikuti Tes Potensi di Maukuliah.id

Banyak tes yang bisa kamu ikuti untuk mengetahui potensi dirimu. Yuk, ikuti tesnya!
Mulai Tes Sekarang
Menu
Profil
Riwayat